Kilas Balik Tahun 2017 Bagi Embak Kantoran
Ngomongin hal-hal yang terjadi di 2017 nggak pernah bisa selesai dalam satu postingan. Semua ingin diceritakan. Inginnya semua orang tahu tentang apa yang sudah dilalui selama setahun. Tetapi terkadang bukankah ada hal-hal yang harus disimpan sendiri? Hanya diri sendiri dan Tuhan yang berhak tahu.
Tahun 2017 memang belum bisa mencapai semua target yang dipasang di awal tahun saat membuat resolusi. Bahkan ada beberapa yang harus diikhlaskan. Kalau pinjam istilah teman kantor, resolusi itu meluncur ke tahun depan. Perlu diamandemen atau dihapuskan. Hehehe. Formal banget yak istilahnya.
Di dunia blogging, aku memang memilih mundur sementara waktu. Nggak aktif di berbagai event, posting blog jarang, nggak pernah blogwalking, skip semua jenis lomba. Benar-benar menarik diri. Jadi bisa dibilang pencapaian di dunia blogging tahun 2017 sangatlah rendah sekali. Jika ditanya alasannya, biarkan aku, Tuhan dan sahabat yang tahu mengapa. Terkadang memang perlu menarik diri sejenak. Memasang kacamata dan mengambil sudut pandang yang berbeda untuk mengambil langkah selanjutnya.
Ngomongin hal-hal yang terjadi di 2017 nggak pernah bisa selesai dalam satu postingan. Semua ingin diceritakan. Inginnya semua orang tahu tentang apa yang sudah dilalui selama setahun. Tetapi terkadang bukankah ada hal-hal yang harus disimpan sendiri? Hanya diri sendiri dan Tuhan yang berhak tahu.
Tahun 2017 memang belum bisa mencapai semua target yang dipasang di awal tahun saat membuat resolusi. Bahkan ada beberapa yang harus diikhlaskan. Kalau pinjam istilah teman kantor, resolusi itu meluncur ke tahun depan. Perlu diamandemen atau dihapuskan. Hehehe. Formal banget yak istilahnya.
Di dunia blogging, aku memang memilih mundur sementara waktu. Nggak aktif di berbagai event, posting blog jarang, nggak pernah blogwalking, skip semua jenis lomba. Benar-benar menarik diri. Jadi bisa dibilang pencapaian di dunia blogging tahun 2017 sangatlah rendah sekali. Jika ditanya alasannya, biarkan aku, Tuhan dan sahabat yang tahu mengapa. Terkadang memang perlu menarik diri sejenak. Memasang kacamata dan mengambil sudut pandang yang berbeda untuk mengambil langkah selanjutnya.