Tampilkan postingan dengan label cerita kantor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita kantor. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Oktober 2017

Tentang Mutasi di Akhir Tahun

Tentang Mutasi di Akhir Tahun


"Mbak Tari mau ke mana? Ini saya mau nyerahin surat," sapa sekretaris kantor saat kami berpapasan di lobby.

"Mau ke toilet, Bu. Surat? Buat saya? Atau buat bapak seperti biasa?" tanya embak penuh keheranan. Biasanya surat masuk masih harus melalui proses approval dari atasan baru nyampe ke embak.

"Ini surat buat Mbak Tari," ulang sekretaris sembari menyodorkan sepucuk amplop coklat dan meminta tanda tangan. Di buku jelas tertulis nama embak. Bukan surat masuk seperti biasanya.

Tertegun embak mengamati amplop coklat berkode masalah SDM. Tanpa nunggu komando dan babibu kesekian kali, tangan embak refleks membuka amplop tersebut. Deretan kalimat per kalimat embak baca dengan saksama. Sampai hampir lupa mengucapkan terima kasih saking herannya. "Makasih ya, Bu." 

Rabu, 10 Mei 2017

Perlukah Memperhitungkan Cuti di Awal Tahun?

Perlukah Memperhitungkan Cuti di Awal Tahun?


"Kalian mau cuti kapan?" tanya atasan saat kami sedang ngobrol santai bahas pembagian kerjaan di awal tahun.

"Aku kayaknya bulan ini dan ini deh, Boss. Boleh ya?" jawab embak bersemangat sambil bunderin kalender.

"Kalau aku bulan ini dan itu. Mau ke sini dan situ," ujar rekan kerja embak tak kalah bersemangat.

"Oke. Kalau gitu udah deal dari awal ya. Cutinya jangan bentrok. Minimal harus ada 2 orang yang standby deh. Kalau misal kepepet yaa satu"

"Siap!"

Senin, 24 Oktober 2016

Pergantian Atasan Menjelang Akhir Tahun

Pergantian Atasan Menjelang Akhir Tahun





"Mbak, bapakku pindah ke tempatmu,"ujar seorang teman pelan. Sore itu kami sedang menunggu menu makan malam usai mengikuti code of conduct. Bahasa gahulnya sih sharing dan diskusi antar bagian. Kebetulan salah satu sesinya adalah pembagian surat keputusan (SK).

"Pindah ke tempatku? Jadi staff?" tanya saya cuek.

"Enggak. Jadi supervisor. Gantiin bapakmu."

"Hahhhhhhhhhh?"

Keinginan saya untuk foto-foto pecicilan sirna sudah. Saya ndomblong memandang teman saya penuh tanda tanya. Meminta penjelasan kebenaran kabar yang baru saja disampaikan. Saya memang tak menghiraukan hiruk pikuk yang menerima SK. Saya yang kebetulan ngemsi, langsung disuruh bantu-bantu bagi SK. Saya pikir memang hanya SK talenta yang keluar setahun dua kali karena saat dibagi, semua pegawai dapat jatah dua amplop. Nggak kepikiran sama sekali kalau ada SK mutasi.