Tentang Mutasi di Akhir Tahun
"Mbak Tari mau ke mana? Ini saya mau nyerahin surat," sapa sekretaris kantor saat kami berpapasan di lobby.
"Mau ke toilet, Bu. Surat? Buat saya? Atau buat bapak seperti biasa?" tanya embak penuh keheranan. Biasanya surat masuk masih harus melalui proses approval dari atasan baru nyampe ke embak.
"Ini surat buat Mbak Tari," ulang sekretaris sembari menyodorkan sepucuk amplop coklat dan meminta tanda tangan. Di buku jelas tertulis nama embak. Bukan surat masuk seperti biasanya.
Tertegun embak mengamati amplop coklat berkode masalah SDM. Tanpa nunggu komando dan babibu kesekian kali, tangan embak refleks membuka amplop tersebut. Deretan kalimat per kalimat embak baca dengan saksama. Sampai hampir lupa mengucapkan terima kasih saking herannya. "Makasih ya, Bu."